Selasa, 16 April 2013

Air Kali Pesanggrahan Jak-Sel 100 Persen Tercemar


I.                   PENDAHULUAN
Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia.  Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar, yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273,15 K (0 °C). Zat kimia ini merupakan suatu pelarut yang penting, yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya, seperti garam-garam, gula, asam, beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik. Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. Dalam bentuk ion, air dapat dideskripsikan sebagai sebuah ion hidrogen (H+) yang berasosiasi (berikatan) dengan sebuah ion hidroksida (OH-).
II.                 TINJAUAN TEORITIS
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata. Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur). Telah dikatakan bahwa pousi air adalah penyebab terkemuka di dunia untuk kematian dan penyakit, dan tercatat atas kematian lebih dari 14.000 orang setiap harinya.
III.             PEMBAHASAN DAN SOLUSI
A. PROFIL SUNGAI PESANGGRAHAN
Panjang : 177 km
Hulu : Tanah Sareal, Bogor
Hilir : Pintu Air Cengkareng Drain, Jakarta
 B. KONDISI SAAT INI
     * Kualitas fisik rata-rata masih bagus.
     * Kualitas kimia air sungai, khususnya untuk parameter phospat, masih berada di bawah baku mutu.
     * Kandungan oksigen terlarut pada air sungai pada bagian hulu rata-rata masih memenuhi baku mutu.
     * Kandungan bacteri fecal coli dan coliform pada pemantauan 2010 ratarata telah tinggi melebihi baku mutu.
     * Rata-rata konsentrasi BOD di sungai masih berada di bawah baku mutu baik.
     * Rata-rata parameter COD telah melebihi baku mutu pada hulu maupun hilir.
     * Di wilayah Jakarta, 70 persen aliran sungai bantarannya sudah terisi bangunan permanen. Akibatnya, daya serap air hujan berkurang dan melimpah ke sungai. Sungai Pesanggrahan tak mampu menampung beban sehingga kadang meluap dan menyebabkan banjir.
    C. LUAS LAHAN KONSERVASI SANGGA BUANA:
120 hektare (40 hektare di wilayah Jakarta Selatan, sisanya Depok dan Tangerang Selatan).
TEMPO.CO, Jakarta - Air di Kali Pesanggrahan telah tercemar 100 persen. Kesimpulan itu didapat berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan HSBC, Green Radio, Sanggabuana, dan Transformasi Hijau sepanjang bulan Juni 2011. "Sudah tidak sesuai lagi dengan baku mutu yang ditetapkan," kata Program Manager Transformasi Hijau, Hendra Michael Aquan, Sabtu, 25 Juni 2011. Penelitian kualitas air di Kali Pesanggrahan dilakukan di dua titik, yaitu Hutan Kota Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, dan Sanggabuana, Cinere, Jakarta Selatan, dengan menggunakan tiga parameter. Pertama, parameter biologi dengan melihat biota di air seperti kepiting, siput, dan kerang. Kedua, parameter kimia dengan melihat tingkat nitrat amoniak, deterjen, PH (derajat keasaman), dan oksigen di dalam air. Dan ketiga, dengan melihat kandungan logam di dalam sedimen sungai. Seratus persen air Kali Pesanggrahan dipastikan telah tercemar zat kimia dan logam hingga tingkat sedang. Kepastian itu didapat berdasarkan penelitian sepanjang Juni 2011 yang dilakukan HSBC, Green Radio, Sanggabuana, dan Transformasi Hijau. "Sudah tidak sesuai lagi dengan baku mutu yang ditetapkan," kata Program Manager Transformasi Hijau.

Dari hasil penelitian, diketahui status air di Kali Pesanggrahan kini masuk dalam kategori tercemar dengan tingkat pencemaran sedang. Di sana, kondisi air kali cukup kotor dengan tingkat oksigen yang rendah, yakni hanya sebesar 3,2 ppm dari tingkat normal yang sebesar 6 ppm. Temuan biota sungai hanya dua, yakni siput dan cacing. Selain itu, ditemukan juga tiga jenis logam berat, yaitu timah hitam, air raksa, dan kromium hexavalen. Menurut Hendra, kondisi kualitas air di Kali Pesanggrahan telah terdegradasi dan tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 582 Tahun 1995 tentang Peruntukan Baku Mutu Sungai. Peraturan itu merupakan salah satu instrumen untuk menjaga kualitas air sungai agar tidak tercemar. "Kualitas air di sana sudah tidak masuk lagi dalam kategori C," ujarnya. Hasil penelitian itu telah dikukuhkan dengan penelitian laboratorium di Universitas Nasional Jakarta dan laboratorium Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI Jakarta. Hasil penelitian itu pun sudah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu, 25 Juni 2011, sebagai rekomendasi untuk menyelamatkan kualitas air di Kali Pesanggrahan.
Berhulu di Tanah Sareal, Bogor, Sungai Pesanggrahan mengalir jauh sam pai ke pintu air Cengkareng Drain, Jakarta. Pada masa lalu, sungai sepanjang sekitar 177 kilometer ini digunakan sebagai jalur transportasi. Kini, kondisinya sudah jauh berbeda. Menurut budayawan dan sejarawan Betawi Ridwan Saidi, Sungai Pesanggrahan dijadikan jalur transportasi karena dulu memiliki badan sungai yang lebar. Keadaannya tidak seperti sekarang ini yang menyempit. “Pesanggrahan dulu memang jalur lintas,” kata Ridwan kepada Republika, beberapa waktu lalu. Namun, meskipun sungai itu digunakan sebagai jalur lintas, bukanlah sebagai jalur ekonomi. Yang sering menggunakan Sungai Pesanggrahan di masa lalu adalah keluarga dan armada kerajaan. “Dulu itu yang sering menggunakan adalah para pejabat Kerajaan Muara Beres yang berada di sekitar Bogor Utara atau Cibinong dan Bojonggede saat ini,” jelas Ridwan. Untuk jalur transportasi ekonomi, Ridwan menyebut, yang dipakai ada lah Sungai Ciliwung. Karena, sungai itu lebih memiliki badan yang lebih lebar dibandingkan Sungai Pesanggrahan. Namun, para keluarga dan armada kerajaan itu tak sepenuhnya menggunakan Sungai Pesanggrahan untuk menuju laut (Jakarta). Mereka lebih memilih naik kuda jika sudah sampai di belokan-belokan sungai.
Menurutnya, salah satu belokan sungai yang menjadi tempat pemberhentian adalah Kampung Karang Tengah, Lebak Bulus. Dari sana, para pejabat dan armada kerajaan ber henti, kemudian naik kuda menuju ke wilayah laut. Ridwan meyakini, Karang Tengah merupakan kampung yang sudah ada sejak lama. Karena, kampung di Betawi yang menggunakan nama Karang adalah daerah-daerah tua. “Karang itu sendiri kan berarti kampung. Nah, kalau nama wilayah yang menggunakan nama Karang, berarti itu daerah tua,” jelasnya. Dari asal-usulnya, Ridwan meya kini bahwa Kampung Karang Tengah, tempat permukiman konservasi Sungai Pesanggrahan saat ini, dulunya ada peradaban. Hal ini senada dengan juga diyakini oleh Chaerudin atau Bang Idin. “Ya, bisa saja bila dilihat dari latar belakangnya. Apalagi, di sana kan juga ditemukan beberapa peninggalan, seperti kujang dan golok kuno,” katanya.
Rusak sejak VOC
Sungai Pesanggrahan, menurut Ridwan, mulai mengalami kerusakan sejak VOC (perusahaan dagang Belanda) masuk ke Tanah Air dan menjadi penguasa, yaitu pada abad ke- 19. Pada era itu, para pegawai VOC melakukan penebangan kayu-kayu di bantaran Sungai Pesanggrahan. Pengrusakan itu berlangsung hingga abad ke-20. Para pejabat itu merupakan oknum-oknum pemerintahan yang korup. Mereka menggunduli hutan yang terdapat jenis kayu bayur untuk diambil dan dijual. Namun, penjualan dan hasilnya itu tak dilaporkan kepada Pemerintah Belanda. “Kayu bayur itu kan jenis yang sangat bagus untuk bangunan rumah. Mereka jual di pasar gelap. Yah, bahasa sekarangnya illegal logging,” tutur Ridwan. Akibat penggundulan hutan ter sebut, Sungai Pesanggrahan mengalami dampaknya. Yaitu, sungai menjadi dangkal dan menyempit. Selain itu, dampak lainnya juga ditimbulkan, seperti kerap terjadinya banjir. “Sejak saat itu, Sungai Pesanggrahan tak lagi digunakan sebagai jalur transportasi.”
Di era awal kemerdekaan hingga pertengahan ‘80-an, Sungai Pesanggrahan relatif masih baik. Idin menyebutkan, pada waktu itu Sungai Pesanggrahan masih jernih. Banyak ikan yang bisa dipancing. Di bantaran sungai pun masih banyak pepohonan. Namun, menurutnya, semua itu berubah pada akhir ‘80-an. Sungai menjadi kotor berwarna kehitaman. Sampah banyak bertebaran di aliran sungai sehingga menimbulkan bau tak sedap. Pun, terjadi pendangkalan yang kerap menyebabkan banjir. Di bantaran sungai, pohon-pohon yang masih tersisa dibabat habis. Tidak ada lagi kicau burung yang bisa ia dengar. Sulit juga menemukan ikan yang bisa dipancing pada waktu itu. Hal tersebut, menurutnya, karena maraknya pembangunan yang tak mengindahkan alam. “Warga dengan seenaknya membuang sampah di sepanjang aliran sungai.” Perilaku orang-orang di sekitarnya sangat tak bersahabat dengan alam. Apalagi, roda pembangunan terus berjalan. Tak hanya bangunan permanen, tetapi warga juga memiliki tanah di bantaran sungai dan menjadikannya hak milik. Akibatnya, warga yang tak membangun rumah, cukup membangun pagar dari beton yang menunjukkan bahwa itu adalah tanah mereka. Ada lima titik di sepanjang aliran sungai mulai dari hulu hingga hilir yang ia jaga. Tempat pertama di kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, ia namakan titik satu. Di tempat itu, luas wilayah kerja untuk melestarikan alam adalah 120 hektare. Luas 40 hektare masuk ke wilayah Jakarta Selatan. Sedangkan, sisanya masuk wilayah Depok dan Tangerang Selatan.
Untuk titik dua, masuk ke wilayah aliran Sungai Pesanggrahan yang melintasi wilayah Cinangka, Depok. Titik tiga masuk ke wilayah Pasir Putih, Bogor. Titik Empat masuk ke wilayah Cilebut, Bogor. Terakhir, titik lima masuk ke wilayah hulu Sungai Pesanggrahan yang meliputi tujuh kecamatan di Bogor. Di antaranya Gunung Bunder, Cikampak, Cimande, dan Cidahu. Di setiap titik itu, Idin merekrut para pemuda dan orang yang berkeinginan untuk menyelamatkan lingkungan. Ia memberikan pemahaman kepada mereka untuk aktif menyelamatkan lingkungan. Cita-cita Idin berikutnya adalah menambah wilayah kerjanya hingga masuk ke wilayah Sungai Pesanggrahan, wilayah tengah Jakarta hingga muara. Idin menargetkan rencananya ter sebut tercapai pada 2014.
Pencemaran ringan
Sungai Pesanggrahan, menurut Kabid Pelestarian dan Tata Lingkungan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta Rusman E Sagala, rata-rata memiliki kualitas yang lebih baik dari sungaisungai lainnya yang ada di Jakarta. Secara keseluruhan, wilayah DKI Jakarta dilalui oleh 13 aliran sungai. “Sungai Pesanggrahan rata-rata bagus,” katanya. Berdasarkan hasil pemantauan itu, pada 2009 rata-rata Sungai Pesang grahan berstatus sebagai sungai yang memiliki tingkat pencemaran sedang (cemar sedang). Sedangkan pada 2010, Sungai Pesanggrahan men jadi satu-satunya sungai yang mem iliki status dengan tingkat pencemaran ringan (cemar ringan) dibanding sungai-sungai lain nya.
Peningkatan kualitas itu, papar Rusman, tak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh masyarakat seperti Idin. Upaya yang ia lakukan mampu meminimalisasi pencemaran yang terjadi di Sungai Pesanggrahan. Pemerintah DKI Jakarta, katanya, mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Idin. Pihaknya juga mendorong perusahaan-perusahaan yang memiliki dana CSR untuk menyalurkan bantuannya ke sana. “Jadi, sebenarnya kelompok Sangga Buana itu kan bagian dari binaan kita juga,” akunya. BPLHD kerap melakukan pemantauan sungai. Pada 2009 dilaku kan pemantauan pada 67 titik dengan periode tiga kali pelaksanaan. Sedangkan pada 2010, dilakukan pemantauan pada 45 titik dengan periode lima kali pelaksanaan. Adapun paramater yang dipantau meliputi parameter fisik, kimia, dan biologi. Evaluasi kualitas air sungai dilakukan dengan membandingkan dengan baku mutu. Selain itu, juga dilakukan dengan metode indeks pencemar (IP) untuk mengetahui status mutu air. Status mutu air adalah tingkat kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan dengan baku mutu air yang ditetapkan. Berdasarkan status mutu air sungai, menunjukkan bahwa sungaisungai yang ada di DKI Jakarta pada pemantauan 2009 dan 2010 telah mengalami pencemaran dengan tingkat ringan sampai tingkat tercemar berat.
Pada 2009, menunjukkan bahwa status kondisi baik sebesar nol persen, cemar ringan tujuh persen, cemar sedang 10 persen, dan cemar berat 83 persen. Pada pemantauan 2010, persentase indeks pencemaran adalah status kondisi baik sebesar nol persen, cemar ringan sembilan persen, cemar sedang 20 persen, dan cemar berat 71 persen. Kendati pencemaran di Sungai Pesanggrahan relatif lebih baik dibandingkan sungai lainnya, an caman banjir tetap masih besar. Saat ini, masih sering terjadi banjir di wilayah Jakarta yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Pesanggrahan. Misalnya saja, kawasan Cirendeu, Ciputat, Jalan Tol Jakarta-Serpong, da n wilayah Jakarta bagian selatan lainnya. Ia memaparkan, seluruh aliran sungai, terutama yang masuk ke wilayah Jakarta rata-rata 70 persen bantaran sungainya sudah dibangun bangunan permanen dan permukiman. Sebanyak 45 persen ka wasan terbangun itu berada di bagian hilir, yaitu di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta Kedoya dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Banyaknya bangunan permanen di bantaran sungai, jelas Sutopo, mengakibatkan sungai-sungai saat ini hanya menampung 20 persen debit banjir yang ada. Hampir 70 persen air hujan yang turun langsung jadi limpasan. Di daratan, termasuk di permukiman, kondisi drainase juga buruk sehingga tidak bisa meng alirkan limpasan. Akibatnya, sekitar 80 persen air menggenangi permukiman, jalanan, dan lahan bangunan lainnya. Lebih lanjut, Sutopo mengatakan, apa yang dilakukan Idin tidak bisa dilakukan seorang diri. Tapi, tak semua orang memiliki kesadaran seperti Idin. Apalagi, penduduk yang sudah membangun permukiman di bantaran sungai. “Padahal, itu kan sebenarnya dilarang undang-undang. Jarak 25 meter lahan dari bibir sungai tak boleh mendirikan bangunan apa pun,” ujarnya.
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk me nanggulangi bencana banjir dari Sungai Pesanggrahan. Salah satu nya adalah setiap penduduk membangun sumur resapan. “Nah, yang dibutuhkan oleh kawasan yang dilalui oleh Sungai Pesanggrahan ini adalah sebanyak satu juta sumur resapan,” katanya. Selain itu, pembangunan sumur resapan juga dikombinasikan dengan penanaman banyak pohon seperti yang dilakukan oleh Idin. Langkah itu, di samping untuk menyediakan lahan resapan, juga bisa membantu untuk mengantisipasi ancaman pemanasan iklim global. “Orang-orang seperi Bang Idin inilah yang nanti akan kita gandeng untuk membantu mengurangi dampak banjir Sungai Pesanggrahan,” kata Sutopo menegaskan.¦ ed: subroto
PENYEBAB
Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi. Sampah organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air. Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum, pencemaran air oleh sampah, Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
AKIBAT
Dapat menyebabkan banjir, Erosi, Kekurangan sumber air, Dapat membuat sumber penyakit, Tanah Longsor, Dapat merusak Ekosistem sungai, Kerugian untuk Nelayan
Sebagai contoh pembahasan mengenai Banjir :
Banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, telah melintasi kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pemukiman padat penduduk di Pesanggrahan mulai tergenang hingga selutut orang dewasa. "Air banjir kiriman dari Bogor yang melintasi kali Pesanggrahan sudah menggenangi sebagaian rumah warga di Jl. Ulujami Raya, Gang Cendrawasih II, RT 03,14, dan 07, yang berada di RW 01, Pesanggrahan. Sejak pukul 00.00 WIB, air setinggi lutut orang dewasa masuk rumah," kata warga Pesanggrahan, Sholeh Muhammad, kepada detikcom, Senin (24/12/2012). Ketinggian air yang masuk ke rumah penduduk mulai menganggu. Warga mulai mengangkat barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi. Ada pun daerah yang berpotensi terkena banjir kiriman yaitu di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung yaitu: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.
IV.              SOLUSI SAYA
Memang sangat memprihatikan mengenai kondisi air kali Pesanggrahan saat ini. Untuk itu perlu adanya beberapa tindakan atau solusi” utk menghentikan pencemaran yang ada. Berikut beberapa solusi menurut saya yang harus dilakukan :
1.      Kesadaran masyarakat sangat penting peranannya terhadap kegiatan” yg dilakukan, jadi tumbuhkan dlm diri bahwa kondisi lingkungan disekitar kita perlu dijaga dan dpelihara.
2.      Stop segala kegiatan” yg dapat menyebabkan pencemaran lingkungan seperti stop membuang sampah kesungai.
3.      Kerja sama warga yaitu adakan Gotong Royong setiap seminggu sekali utk membersihkan sampah” yg ada dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar pemukiman warga.
4.      Peran pemerintah sangat penting, utk itu adakan kerja sama antar warga dan pemerintah kebersihan setempat utk mengadakan kegiatan pembersihan secara berkala seperti pengerukan sampah” yg terdapat disungai-sungai.
5.      Adakan oleh pemerintah setempat kegiatan” yg bermanfaat mengenai pengetahuan lingkungan kepada masyarakat” seperti pelatihan pengetahuan mengenai pencemaran lingkungan, betapa pentingnya kesadaran masyarakat utk sllu menjaga dan memelihara lingkungan yg ada, pentingnya gotong royong agar masyarakat benar” sadar bahwa kelangsungan hidup makhluk hidup adalah dari tercapainya suatu lingkungan yg bersih, aman dan terhindar dari berbagai pencemaran dan polusi”.
6.      Adakan kegiatan goo green seperti menanam pohon bagi masyarakat.
7.      Saling mengingatkan antar warga masyarakat mengenai pentingnya kebersihan kondisi lingkungan disekitarnya.
8.      Tumbuhkan, ajarkan kepada anak cucu kita mengenai pentingnya kondisi lingkungan, utk selalu menjaga dan merawatnya.
9.      Goo Green “Selamatkan lingkungan hidup kita mulai saat ini dan seterusnya kedepan”

V.                 KESIMPULAN DAN SARAN
Dapat ditarik kesimpulan bahwa memang segala pencemaran, polusi” terjadi dan selalu dihadapkan pada masyarakat didunia ini. Segala permasalahan tersebut memang tidak salah di akibatkan sangat besar dari ulah tangan” jahil manusia seperti selalu membuang sampah kesungai yg dpt mengakibatkan banjir. Kondisi ini sungguh sangat memprihatinkan bagi kita semua. Selain akibat ulang tangan manusia itu sendiri pencemaran ini juga diakibatkan oleh keadaan alam yg tdk baik seperti gunung meletus, tsunami, badai silikon dll. Nah kita sebagai manusia yg hidup disekitar lingkungan ini, hidup didunia yg fana ini sudah saatnya kita menyadari benar” bahwa sungguh sangat penting sekali kondisi lingkungan kita utk kelangsungan hidup kita sendiri. Mari bersama-sama kita menjaga, memelihara serta merawat lingkungan kita yg sudah sangat meprihatinkan ini, stop sgl kegiatan” yg dapat merusak lingkungan kita ini. Berikan tindakanmu utk lingkunganmu utk kesejahteraan masyarakat dg lingkungan yg nyaman, aman terbebas dari sgl permasalahan” pencemaran serta polusi”. Goo Green .
VI.              REFERENSI
Modul 1 “Manusia dan Lingkungan”
Modul 5 “Polusi Air”

Jumat, 08 Maret 2013

mood berubah karena facebook




Siapa yang tidak kenal dengan Facebook. Hampir semua kalangan bisa menggunakan dan memanfaatkannya, mulai dari anak”, remaja dan dewasa. Facebook  adalah situs jejaring sosial yang paling banyak dipakai di seluruh dunia dan situs ini pun paling banyak dikunjungi baik dari anak-anak,remaja dan orang dewasa.
Dengan Facebook, seseorang dapat menjalin silaturrahim dengan teman lama, keluarga, kolega serta dapat bertukar pikiran, informasi pengalaman, bahkan curhat dengan pasangan yang diminatinya. Facebook dapat pula dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide dan gagasan. Dapat pula dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antarkomunitas melalui group atau pages, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan anggotanya, sebagaimana yang telah dibangun oleh beberapa pelaku PNPM Mandiri Perkotaan dengan inovasi dan kreativitasnya masing-masing.
Dan sudah sewajarnya, setiap teknologi baru, apapun bentuknya, pasti mempunyai dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan facebook, punya dampak positif dan negatif juga.
Namun kita juga tak boleh lupa bahwa facebook juga memberi hal-hal positif dalam kehidupan terutama kehidupan sosial kita. misal dengan terbentuknya grup-grup yang memberi dukungan kepada warga negara yang di rasa mendapat perlakuan tidak adil dimata hukum maupun dimata pihak tertentu, baik secara moral dan materiil. Adalagi kegiatan sosial dan kemanusiaan yang turut membantu orang-orang yang membutuhkan, banyak orang mendapat pekerjaan yang baik karena koneksi dari facebook, dan hal-hal positif lain yang didapat dari facebook ini. Seperti biasa, semua tergantung mental, iman dan personalitas dalam memandang suatu hal dan memanfaatkanya. 
Berikut penjelasan mengenai positif dan negatif Facebook :
Positif Facebook :
Tempat untuk belajar
Facebook selain sebagai tempat untuk mencari teman juga sebagai tempat untuk belajar ini terbukti dengan adanya komunitas atau grup untuk belajar sesuatu misalnya anda ingin menjadi penulis gabung saja dengan grup atau komunitas dan teman” anda.
Berpromosi lewat Facebook
Anda bisa menjual barang” anda yang ingin anda jual lewat facebook yang dapat membantu anda dengan mudah memperkenalkan barang” yang akan anda jual.
Tempat untuk menolong sesama
Kita juga dapat membantu teman kita yang sedang krsulitan misalnya teman kita yang sedang sakit, kita bisa memberitahu teman” kita untuk menjenguknya, dengan memberitahukan berita lewat status facebook.
Tempat untuk Curhat
Kita juga bisa saling cerita di message saling mendengarkan dan saling bertukar fikiran tentang permasalahan yang sedang kita alami.
Negatif Facebook :
Kasus penculikan
Anda penasaran dengan teman anda di facebook dan anda ingin sekali bertemu dengannya lalu anda janjian untuk ketemu bareng,  sebaiknya anda berhati-hati karena tidak 100% teman anda di facebook baik. Kenapa saya bilang begitu karena ada kasus penculikan yang terjadi karena facebook misalnya ada gadis usia 12 tahun yang penasaran dengan teman facebooknya lalu dia janjian ketemu, padahal jarak dia dari tempat bertemunya sangatlah jauh tapi gadis itu tidak peduli. Akhirnya saat gadis itu bertemu dengan teman facebooknya saat itu juga dia diculik sampai sekarang keadaan korban yang diculik tidak diketahui keberadaannya.
Jadi saran saya adalah jangan pernah percaya pada orang yang belum anda kenal apalagi lewat facebook.
Awas diintai hacker
Dimana ada internet di situ hacker bersarang ingatlah kalimat ini karena hacker selalu mengintai anda terutama lewat facebook.
Ketika anda sedang asyik facebookan Hacker selalu mengawasi anda dan yang diinginkan oleh hacker adalah profil facebook anda dan teman anda yang banyak untuk digunakan dalam kejahatan seperti penipuan dan masih banyak lagi dan cara untuk mendapatkan facebook anda adalah dengan cara mengirimkan link yang berisi virus atau semacam software pembobol facebook.
Jadi saran saya adalah jangan pernah mengklik link dari orang yang tidak anda kenal atau terlihat mencurigakan dan lindungilah akun anda sebisa mungkin.
Terlalu banyak update status di Facebook lebih berbahaya daripada mengkonsumsi Narkoba
Menurut penelitian update status di facebook terlalu banyak dan melihat status orang lain ternyata lebih berbahaya daripada mengkonsumsi narkoba, kenapa?
Karena setiap anda mengupdate status pasti anda ingin ada yang membalasnya atau mengcommentnya dan inilah yang membuat orang menjadi kecanduan bahkan tidak bisa lepas dari facebook sama halnya seperti mengkonsumsi narkoba sekali dicoba pasti ketagihan.
Melihat status orang lain juga sama berbahayanya kenapa karena setiap melihat status orang lain pasti perasaan anda akan berubah. Contoh jika anda melihat status yang membuat anda tertawa maka anda akan tertawa; status senang maka anda akan senang ; dan jika anda melihat status yang isinya adalah makian maka saya jamin anda akan memaki-maki orang tersebut. Inilah yang membuat facebook berbahaya karena bisa merubah mood seseorang dengan cepat ditambah lagi jika anda melihat facebook dari hp,pc atau laptop selain membuang waktu juga membuang duit. Gunakan facebook dengan bijak. (Tris Harsono)
 
Sumber :
http://www.p2kp.org/wartadetil.asp?mid=2880&catid=2&
http://teknologi.kompasiana.com/internet/2012/02/17/aspek-positif-dan-negatif-penggunaan-facebook-440185.html
http://ahmad-taqyuddin.blogspot.com/2011/12/dampak-positif-dan-negatif-facebook.html
http://mmadjie.blogspot.com/2009/06/dampak-positif-dan-negatif-facebook.html
http://beritakota.wordpress.com/2010/02/14/kasus-facebook/
Sumber :
http://www.isuelta.com/beauty/spa-y-relax/5-tips-para-mejorar-el-animo/

lebih dekat dengan penemu android




Android, mendengar namanya tentu kita berfikir alat canggih yang bisa kita pergunakan dalam komunikasi kita sehari-hari. Tahukah kalian siapa yang menemukan alat ini?  Dia adalah Andy Rubin. 
Andy Rubin lahir pada tanggal 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat. Dia adalah pengembang dari Android OS. Sejak kecil, Rubin sudah terbiasa melihat banyak gadget baru. Ini karena ayahnya, seorang psikolog yang banting setir ke bisnis direct marketing, menyimpan produk elektronik yang akan dijualnya di kamar Rubin.
Ia memiliki minat besar pada segala hal yang berbau robot. Di Carl Zeiss A.G., tempat pertama kali ia bekerja setelah lulus kuliah, Rubin ditempatkan di sebuah divisi robotika, tepatnya pada komunikasi digital antara jaringan dengan perangkat pengukuran dan manufaktur. Setelah dari Carl Zeiss, ia sempat bekerja di bidang robot di sebuah perusahaan di Swiss.
Karier Rubin di bidang robotika nampaknya semakin cerah, namun hidupnya berubah gara-gara liburan di Cayman Island pada tahun 1989. Saat sedang mengunjungi kepulauan tropis di Jamaika itu, Rubin tak sengaja bertemu dengan seorang bernama Bill Caswell. Pria ini sedang tidur di tepi pantai, terusir dari sebuah cottage setelah bertengkar dengan pacarnya. Andy menawarkan pria itu tempat tinggal dan sebagai balas budi, Casswell menawarkannya pekerjaan. Kebetulan yang menakjubkannya adalah pria itu bekerja di Apple.
Di Apple, Rubin mengalami masa-masa yang menyenangkan. Pada saat itu, Apple masih dalam kondisi baik berkat komputer Macintosh. Budaya Apple pun menular pada diri Rubin. Di sana ia sempat melakukan kejahilan, seperti memprogram ulang sistem telepon sehingga ia bisa berpura-pura sebagai sang CEO, John Sculley. Lelucon seperti itu mungkin akan disukai Steve Jobs, pria yang gemar membuat lelucon lewat telepon, namun ketika itu adalah periode Apple tanpa Jobs.
Dari bagian manufaktur, Rubin pindah ke bagian riset di Apple. Kemudian, pada tahun 1990, Apple melakukan spin off untuk membentuk sebuah perusahaan bernama General Magic dan Rubin ikut di dalamnya. General Magic berfokus pada pengembangan perangkat genggam dan komunikasi. Para engineer yang gila kerja, termasuk Rubin tentunya, berhasil mengembangkan sebuah peranti lunak bernama Magic Cap. Sayangnya, Magic Cap tidak mendapat sambutan dari perusahaan handset dan telekomunikasi. Beberapa yang menerapkan Magic Cap hanya melakukannya sebentar. General Magic pun akhirnya hancur.
Beberapa pengembang di General Magic, bersama beberapa veteran Apple, kemudian mendirikan Artemis Research. Perusahaan ini mengembangkan sesuatu bernama webTV, sebuah upaya awal untuk menggabungkan Internet dengan televisi. Rubin bergabung dengan Artemis untuk ikut mengembangkan webTV tersebut.
Saat Microsoft membeli Artemis, di 1997, Rubin pun ikut bergabung dengan perusahaan raksasa itu. Episode gila khas Rubin kembali terjadi di Microsoft. Rubin membangun sebuah robot yang dilengkapi kamera untuk mengerjai rekan-rekannya. Gilanya, robot itu terhubung ke Internet dan pada satu insiden sempat dibobol oleh pihak di luar Microsoft. Pada tahun 1999, Rubin keluar dari webTV (dan artinya, ia tak lagi menjadi karyawan Microsoft). Ia kemudian menyewa sebuah toko di Palo Alto, California, dan menyebut toko itu sebagai laboratorium.
Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Terdapat 17 aplikasi gratis terbaik,diantaranya yaitu :
1. Seesmic
2.Facebook for Android
3.ASTRO File Manager
4.Skifta
5.Hotmail
6.Google Sky Peta
7. Layar
8. Foursquare
9. WordPress for Android
10. Google Goggles
11. Winamp
12. Samsung chaton
13. Skyfire 3.0
14. gvSIG Mini Maps
15. Google Maps Navigation
16. Swype
17. Evernote
Setelah versi Android Dropbox, solusi terbaik berikutnya untuk menjaga semua ‘bisnis’ Anda dalam satu tempat adalah Evernote  - yang memungkinkan Anda menyimpan dan sinkronisasi semua catatan teks Anda, memo suara dan file pada ponsel Anda dan mengaksesnya melalui komputer desktop. (Tris Harsono)
 
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29
http://kolom-biografi.blogspot.com/2012/06/biografi-andy-rubin-penemu-os-android.html
http://al-rasyid.blog.undip.ac.id/tag/andy-rubin-android/
http://en.wikipedia.org/wiki/Andy_Rubin
http://www.crunchbase.com/person/andy-rubin
Sumber Gambar:
http://venturebeat.com/2010/10/19/googles-andy-rubin-tweetdeck-ceo-respond-to-steve-jobs-android-slam/

permasalahan pendidikan di indonesia




Pendidikan adalah suatu penentu agar bangsa kita dapat melangkah lebih maju dan dapat bersaing dengan negara–negara lainnya. Melihat kekayaan alam Indonesia yang melimpah, sangat disayangkan apabila semua kekayaan alam di Indonesia tidak dapat diolah dan dimanfaatkan oleh anak Indonesia sendiri. Hal ini terjadi karena kurangnya Sumber daya manusia yang berkualitas, di mana pendidikan menjadi titik tolak dari keberhasilan suatu negara.
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan keterbatasan biaya bagi anak yang kurang mampu, membuat pendidikan di negara ini menjadi suatu masalah yang cukup kompleks. Dibutuhkannya peran dari pemerintah dalam membangun pendidikan.
Salah satu penyebab rendahnya indeks pembangunan pendidikan di Indonesia adalah tingginya jumlah anak putus sekolah. Sedikitnya setengah juta anak usia sekolah dasar (SD) dan 200 ribu anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak dapat melanjutkan pendidikan. Data pendidikan tahun 2010 juga menyebutkan 1,3 juta anak usia 7-15 tahun terancam putus sekolah. Bahkan laporan Departeman Pendidikan dan Kebudayaan menunjukan bahwa setiap menit ada empat anak yang putus sekolah.
Peran Pendidikan dalam Pembangunan
Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia unuk pembangunan. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntutan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bab ini akan mengkaji mengenai permasalahan pokok pendidikan, dan saling keterkaitan antara pokok tersbut, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya dan masalah-masalah aktual beserta cara penanggulangannya.
Apa jadinya bila pembangunan di Indonesia tidak dibarengi dengan pembangunan di bidang pendidikan?. Walaupun pembangunan fisiknya baik, tetapi apa gunanya bila moral bangsa terpuruk. Jika hal tersebut terjadi, bidang ekonomi akan bermasalah, karena tiap orang akan korupsi. Sehingga lambat laun akan datang hari dimana negara dan bangsa ini hancur. Oleh karena itu, untuk pencegahannya, pendidikan harus dijadikan salah satu prioritas dalam pembangunan negeri ini.
Permasalahan Pendidikan Di Indonesia :
Rendahnya Kualitas Sarana Fisik
Rendahnya Kualitas Guru
Rendahnya Kesejahteraan Guru
Rendahnya Prestasi Siswa
Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Rendahnya Relevansi Pendidikan dengan Kebutuhan
Mahalnya Biaya Pendidikan
Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan yaitu:
Meningkatkan Anggaran Pendidikan
Pemerintah bertanggung jawab untuk menanggung biaya pendidikan bagi warganya, baik untuk sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Manajemen pengelolaan pendidikan
Manajemen pendidikan yang baik harus memperhatikan profesionalisme dan kreativitas lembaga penyelenggara pendidikan
Bebaskan sekolah dari suasana bisnis
Sekolah bukan merupakan ladang bisnis bagi pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru maupun perusahaan swasta. Tetapi sekolah merupakan tempat untuk mencerdaskan bangsa.
Perbaikan kurikulum
Penyusunan kurikulum hendaknya mempertimbangkan segala potensi alam, sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana yang ada. Pendidikan demokratis harus membekali warga negara dengan dasar yang teguh dalam sosio-ekonomis, mendorong tanggung jawab dan tindakan yang berani di segala bidang, memerangi penyalahgunaan propaganda
Pendidikan Agama
Pendidikan agama di sekolah bukan sebagai penyampaian dogma atau pengetahuan salah satu agama tertentu pada siswa tetapi sebagai penginternasionalisasian nilai-nilai kebaikan, kerendahan hati , cinta kasih dan sebagainya.
Pendidikan yang melatih kesadaran kritis
Sikap yang kritis dan toleran, akan merangsang tumbuhnya kepekaan sosial dan rasa keadilan. Oleh karena itu diharapkan bisa mengatasi kemelut sosial, budaya, politik dan ekonomi bangsa ini.
Pemberdayaan Guru
Guru hendaknya lebih kreatif, inovatif, terampil, berani berinisiatif serta memiliki sikap politik yang jelas. Selain itu, pemerintah diharapkan memberdayakan guru dengan program-program latihan sehingga mereka mampu mengembangkan model-model pengajaran secara variatif.
Memperbaiki kesejahteraan Guru
Guru merupakan faktor dominan dalam penyelenggaraan pendidikan.Oleh karena itu upaya perbaikan kesejahteraan guru perlu ditingkatkan. Sehingga guru tidak hanya dituntut untuk meningkatkan wawasan maupun mutu mengajarnya serta meghasilkan output yang baik.
Banyak sekali faktor yang menjadikan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Factor-faktor yang bersifat teknis diantaranya adalah rendahnya kualitas guru, rendahnya sarana fisik, mahalnya biaya pendidikan, rendahnya prestasi siswa, rendahnya kesejahteraan guru, rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan.
Namun sebenarnya yang menjadi masalah mendasar dari pendidikan di Indonesia adalah sistem pendidikan di Indonesia itu sendiri yang menjadikan siswa sebagai objek, sehingga manusia yang dihasilkan dari sistem ini adalah manusia yang hanya siap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya. Maka disinilah dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan mesyarakat untuk mengatasi segala permasalahan pendidikan di Indonesia. (Tris Harsono)
Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/12/12/10/mesyme-masalah-pendidikan-di-indonesia
http://positivego.blogspot.com/2012/11/masalah-pendidikan-di-indonesia.html
http://gurupintar.ut.ac.id/component/content/article/177-masalah-pendidikan-di-indonesia.html
http://van88.wordpress.com/makalah-permasalahan-pendidikan-di-indonesia/
http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/16/analisis-kondisi-pendidikan-di-indonesia-463325.html
Sumber Gambar:
http://kampus.okezone.com/read/2012/08/10/373/676217/dana-rehabilitasi-sekolah-digerogoti-oknum-pemerintah

Selasa, 01 Januari 2013

Pencemaran Dan Lingkungan



Berbicara mengenai pencemaran dan lingkungan, terbayangkan dalam benak fikiran kita adalah masalah besar yang terjadi di dalam lingkungan. Masalah tersebut tidak jarang kita dengar sebab permasalahn tersebut sudah menjadi momok yang sangat penting di dalam mempengaruhi kondisi lingkungan disekitar kita.
Pencemaran adalah Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alami, sehingga mutu kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Masuknya bahan pencemar atau polutan kedalam lingkungan tertentuyang keberadaannya mengganggu kestabilan lingkungan.

Faktor-faktor penyebab perubahan lingkungan :
1.        Faktor Alam.

Faktor yang dapat menimbulkan kerusakan antara lain gunung meletus, gempa bumi,angin topan, kemarau panjang, banjir, dan kebakaran hutan.

     2.    Faktor Manusia.
 
           Kegiatan manusia yang menyebabkan perubahan lingkungan misalnya, membuang
           limbah ( limbah rumah tangga, industri, pertanian, dsb ) secara sembarangan,
           menebang hutan sembarangan, dsb.
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberikan efek merusak

Suatu zat dapat disebut polutan apabila:
  1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.
  2. Berada pada waktu yang tidak tepat.
  3. Berada di tempat yang tidak tepat.
Sifat polutan adalah :
  1. Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi.
  2. Merusak dalam waktu lama.
Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak.
Polusi Pencemaran Lingkungan
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan
Pada dasarnya ada tiga cara yang dapat dilakukan dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan, yaitu:

1. Secara Administratif
Upaya pencegahan pencemaran lingkungan secara administratif adalah pencegahan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengeluarkan kebijakan atau peraturan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Contohnya adalah dengan keluarnya undang-undang tentang pokok-pokok pengelolaan lingkungan hidup yang dikeluarkan oleh presiden Republik Indonesia pada tanggal 11 Maret 1982. Dengan adanya AMDAL sebelum adanya proyek pembangunan pabrik dan proyek yang lainnya.

2. Secara Teknologis
Cara ini ditempuh dengan mewajibkan pabrik untuk memiliki unit pengolahan limbah sendiri. Sebelum limbah pabrik dibuang ke lingkungan, pabrik wajib mengolah limbah tersebut terlebih dahulu sehingga menjadi zat yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

3. Secara Edukatif
Cara ini ditempuh dengan melakukan penyuluhan terhadap masyarakat akan pentingnya lingkungan dan betapa bahayanya pencemaran lingkungan. Selain itu, dapat dilakukan melalui jalur pendidikan-pendidikan formal atau sekolah.
Sanksi pidana terhadap pelaku tindak pencemaran lingkungan hidup selama ini tidak efektif, demikian kata Kepala Biro Humas dan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Inar Ichsana Ishak.

"Orang berpikir bahwa semua hukuman adalah dipenjara, lalu masalah selesai. Tidak ada efek jera yang tegas," kata Inar dalam "Bincang KLH dan Media Nasional" di Senayan, Jakarta, Senin.
Menurut Inar, pengenaan sanksi pidana juga tidak mendukung penegakan hukum lingkungan hidup karena tidak memberi efek jera dari segi ekonomi.
Dengan segala permasalahan di atas, sudah saatnya kita untuk lebih meningkatkan kesadaran sendiri terhadap lingkungan disekitar kita untuk selalu menjaga, merawat, dan memelihara agar dapat tercipta suatu keadaan lingkungan yang baik, yang tidak tercemar dengan segala limbah-limbah yang dihasilakan oleh manusia maupun oleh limbah0limbah pabrik. Pemerintah juga harus terus bersemangat dalam mengatsi permasalahan terhadap pencenaran yang sedang terjadi di Negara kita. Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk dilakukan dan digalakkan dalam mengatasi permasalah pencemaran dan dampak lingkungan tersebut.(Tris Harsono)
Sumber :